Gagal Capai Target Porwil, Jumlah Cabor KONI Lampung Lolos PON 2024 Bertambah

RITME – Kontingen Lampung gagal mencapai target 3 besar Porwil Sumatera 2023 dan hanya finish di urutan 6. Beberapa cabor yang ditarget meraih medali dan lolos PON 2024 juga gagal. Seperti sepak bola, voli, dan bola tangan.

Terkait hasil ini, Ketua Harian KONI Lampung Amalsyah Tarmizi menyatakan Lampung harus fokus untuk menghadapi PON mendatang. Saat ini sudah ada 335 atlet Lampung yang dipastikan lolos PON dari 43 cabor. Jika dibandingkan dengan PON Papua 2020, jumlah saat ini sudah naik lebih dua kali lipat.

“Sudah ada 335 atlet yang lolos PON. Dibandingkan PON Papua kita hanya kirim 147 orang dari 24 cabor. Jadi dua kali lipat lebih, naik lebih 250 persen,” kata Amalsyah Tarmizi kepada awak saat meninjau Porwil Sumatera di Pekanbaru belum lama ini.

Maka para atlet dan pelatih diminta untuk fokus menghadapi PON . Amalsyah menyebut, seluruh cabor yang lolos PON sudah melaksanakan TC atau pemusatan latihan provinsi (pelatprov) yang diadakan di berbagai lokasi.

“Sejak tanggal 1 oktober sudah dilaksanakn TC di masing-masing cabor. Ada yang di Metro, di Pringsewu, Tulang Bawang. Ada juga di luar daerah, seperti senam di Jawa Timur dan cabor menembak di Jakarta,” jelasnya.

Adapun total cabor yang dipertandingkan di PON 2024 mencapai 65 cabor. Jumlah itu meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan PON 2020 di Papua dan PON 2016 di Jawa barat. Dengan begitu, jumlah medali yang diperebutkan juga meningkat drastis.

“Saat PON Jabar medali emas yang diperebutkan sekitar 560, di PON Papua 634 emas. Nanti yang diperebutkan di PON 2024 sebanyak 1.040 medali emas,” ujar mantan Danrem Gatam itu.

Namun dengan banyaknya medali yang diperebutkan, Lampung juga harus menambah perolehan medali agar bisa tetap berada di peringkat 10 bear nasional. Amalsyah mengakui ini merupakan tantangan baru. Karena untuk masuk 10 besar, minimal harus bisa meraih 35 medali emas.

“Kalau di Papua kita masuk 10 besar dengan perolehan emas 14. Di PON 2024 kalau ingin tetap di 10 besar kita harus bisa meraih 35 emas,” ungkapnya.

Tantangan berikutnya yaitu dua provinsi di Sumatera jadi tuan rumah PON yang lebih berpeluang masuk di 10 besar. Amalsyah menyebut Sumut sudah menargetkan peringkat 5 dan Aceh peringkat 6.

Selain itu ada pula beberapa kekuatan baru di pentas olahraga nasional di luar Pulau Jawa. Seperti Bali, NTB, Sulawesi Selatan dan juga Papua selaku tuan rumah PON 2020.

“Inilah tantangan bagi kita, tapi harus tetap semangat karena perjuangan masih Panjang. Mudah-mudahan Provinsi Lampung tetap masuk 10 besar. tutupnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *