Reses di Kemiling, Andika Dicurhati Porsi MBG

Anggota DPRD Lampung, Andika laksanakan reses bersama masyarakat.

Bandar Lampung (infopenting.co.id) — Anggota DPRD Provinsi Lampung dari daerah pemilihan Bandar Lampung, Andika Wibawa, turun langsung menemui warga Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling, dalam agenda reses yang digelar Sabtu, 28 Februari 2026.

Pertemuan itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih membelit lingkungan mereka.

Bacaan Lainnya

Dalam sesi dialog, isu infrastruktur mendominasi pembahasan. Warga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak dan saluran drainase yang belum berfungsi optimal, sehingga kerap memicu genangan saat hujan turun.

Tak berhenti di situ, perhatian warga juga tertuju pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejumlah warga menilai porsi makanan yang dibagikan tidak sesuai harapan, bahkan disebut terlalu minim. Lebih jauh, beberapa kali ditemukan makanan yang dinilai tidak layak konsumsi, terutama pada menu buah-buahan.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Andika menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan, khususnya oleh anak-anak sebagai penerima utama.

“SPPG harus jeli dan selektif. Jangan sampai jatah Rp10 ribu itu berkurang nilainya. Apalagi sampai ada makanan yang busuk. Ini menyangkut kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Ia menekankan, kualitas dan kuantitas makanan mesti memenuhi standar gizi, kebersihan, serta kelayakan konsumsi. Pengawasan, kata dia, perlu dilakukan secara rutin dan transparan guna mencegah potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program.

Bagi Andika, reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk memastikan kebijakan publik berjalan efektif di lapangan. Seluruh aspirasi warga, lanjutnya, akan ditindaklanjuti agar program pemerintah tidak melenceng dari tujuan awal.

Ia juga mengingatkan agar persoalan teknis di lapangan tidak sampai mencederai semangat program yang diusung Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, komitmen pemenuhan gizi anak bangsa harus dijaga melalui pelaksanaan yang disiplin dan bertanggung jawab.

Warga berharap, hasil reses tersebut tidak berhenti sebatas catatan, melainkan berujung pada langkah konkret—baik dalam pembenahan infrastruktur lingkungan maupun peningkatan kualitas pelaksanaan program MBG di Kelurahan Kedaung.

Pos terkait

Post ADS 1