PWI Lampung Gelar UKW Madya di Lamtim

LAMPUNG TIMUR — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung bersama PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES) menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Madya Angkatan ke-39 di Kantor PWI Kabupaten Lampung Timur, Senin (14/9/2026).

UKW bertema “Meningkatkan Kompetensi dan Keprofesionalan Wartawan untuk Mewujudkan Pers yang Kredibel, Berintegritas, dan Berkualitas” itu diikuti 16 wartawan. Awalnya terdapat 18 peserta, namun dua orang mengundurkan diri. Peserta berasal dari PWI Lampung Timur, PWI Tulang Bawang Barat, dan PWI Pesawaran.

Pembukaan kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Lampung Timur, Dinas Kominfo, Badan Kesbangpol, perwakilan Rutan Kelas IIB Sukadana, Pengadilan Negeri, serta Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur.

Selama pengujian, peserta dibagi ke dalam tiga kelas dengan penguji dari PWI Pusat dan PWI Provinsi Lampung, yakni H. Nizwar, H. Wirahadikusumah, dan Andi Panjaitan.

Ketua PWI Lampung Timur, Muklis, mengatakan UKW bukan sekadar ajang memperoleh predikat kompeten, melainkan proses untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, etika, dan tanggung jawab wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, wartawan tidak cukup hanya cepat memperoleh informasi, tetapi juga harus memastikan informasi tersebut akurat, berimbang, terverifikasi, dan sesuai Kode Etik Jurnalistik,” ujarnya.

Muklis juga mengapresiasi dukungan PT PHE OSES yang dinilainya menjadi bentuk sinergi positif antara dunia usaha dan organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan.

Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, menegaskan UKW merupakan instrumen penting untuk memastikan profesi wartawan dijalankan oleh insan pers yang kompeten dan berintegritas.

“Kerja wartawan adalah mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat berdasarkan fakta dan kepentingan publik, bukan memeras, menakut-nakuti, atau mengancam,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak ragu melaporkan jika menemukan oknum yang mengatasnamakan PWI namun bertugas di luar koridor Kode Etik Jurnalistik.

Sementara itu, Manager Communication, Relations and CID Regional Jawa PT PHE OSES, Pinto Budi Bowo Laksono, yang hadir secara daring melalui Zoom, berharap seluruh peserta mampu mengikuti setiap tahapan pengujian dengan baik hingga meraih predikat kompeten jenjang Madya.

“Semoga pelaksanaan UKW ini berjalan lancar dan seluruh peserta dapat lulus dengan predikat kompeten,” katanya.

Bupati Lampung Timur yang diwakili Sekretaris Daerah Rustam Effendi menyampaikan apresiasi kepada PWI Lampung Timur atas komitmennya meningkatkan kapasitas wartawan.

Menurut Rustam, derasnya arus informasi digital membuat wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, objektif, berimbang, faktual, dan mampu mempertanggungjawabkan setiap informasi yang disampaikan.

Ia menilai wartawan yang kompeten harus memiliki kemampuan verifikasi, memahami Kode Etik Jurnalistik, serta menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial yang objektif dan berdasarkan fakta,” ujarnya.

Melalui UKW Madya Angkatan ke-39 ini, diharapkan lahir semakin banyak wartawan yang profesional, berintegritas, dan mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pers terus meningkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post ADS 1